Konfigurasi elektron adalah penyusunan/distribusi elektron di dalam kulit atau subkulit
Konfigurasi Elektron terbagi menjadi dua, yaitu
- Konfigurasi Elektron Berdasarkan Kulit (Teori Bohr)
Berdasarkan Kulit (Lintasan, orbit) --> Untuk golongan
utama (A)
Cara penyusunan elektron
-
Isi jumlah elekron maksimum di setiap
lintasan : K L M N --> 2 8 18 32
- Jika dalam pengisian tidak dapat mengisi
elektron maksimum di lintasan itu maka isilah elektron sesuai dengan elektron
maksimum di bawahnya,
-
Sisa tidak boleh melebihi jumlah elekron
8
Contoh soal: Tentukan konfigurasi elektron unsur 11Na dan 35Br ?
Penyelesaian :
K L M L
Na (Z=11) : 2 8 1
Ca (Z=20) : 2 8 8 2
Br (Z=35) : 2 8 18 7
- Konfigurasi elektron berdasarkan kulit (aturan Aufbau)
Konfigurasi elektron dimulai dari subkulit yang memiliki tingkat energi
terendah dan didiikuti dengan subkulit yang memiliki tingkat energi lebih
tinggi. Hal ini disebabkan dalam atom (pada kondisi dasarnya),
elektron berada dalam tingkat-tingkat energi terendah. Dalam setiap sub kulit
mempunyai batasan elektron yang dapat diisikan yakni :
- Subkulit s maksimal berisi 2 elektron
- Subkulit p maksimal berisi 6 elektron
- Subkulit d maksimal berisi 10 elektron
- Subkulit f maksimal berisi 14 elektron
Contoh soal : Tulislah konfigurasi elektron dari unsur 15P
dan unsur 28Ni
Penyelesaian:
15P =1s2, 2s2, 2p6, 3s2, 3p3
28Ni = 1s2, 2s2, 2p6, 3s2, 3p6,
4s2, 3d8
Coba Selesaikan.....
Tentukan konfigurasi elektron unsur 16S dan 20Ca berdasarkan kulit dan subkulit?




Tidak ada komentar:
Posting Komentar